Nusantara Explorer Diluncurkan 28 September, Begini Isi Kereta Mewah Buatan KAI

Travelling23 Views

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI segera menghadirkan pengalaman baru dalam perjalanan wisata di Indonesia. Kereta wisata mewah Nusantara Explorer dijadwalkan mulai dikomersialkan pada 28 September 2026.

Kereta ini tidak dirancang sekadar sebagai sarana untuk berpindah dari satu kota ke kota lain. KAI menempatkan perjalanan sebagai bagian dari pengalaman wisata dengan memadukan kenyamanan premium, kuliner, panorama alam, serta unsur budaya Indonesia.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan Nusantara Explorer dikembangkan untuk mendukung pariwisata Indonesia. Konsepnya menggabungkan potensi wisata alam dengan pelayanan, kearifan lokal, dan budaya Nusantara.

Nusantara Explorer merupakan hasil modifikasi interior kereta Luxury Sleeper yang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.

KAI menyiapkan beberapa area dengan fungsi berbeda di dalam kereta, mulai dari kabin tidur hingga ruang bersantai dan bersantap.

Terdapat tiga kategori kabin, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Ketiga kelas tersebut memiliki total kapasitas 36 pelanggan dan menawarkan tingkat ruang serta privasi yang berbeda.

Selain kabin, penumpang dapat menggunakan Lounge yang dirancang sebagai ruang bersantai dan berinteraksi. Area ini memiliki kapasitas hingga 55 pelanggan dan dilengkapi kursi santai, bar, piano, sistem hiburan, serta jendela panorama.

Ada pula Grand Restaurant yang dirancang sebagai ruang makan dengan suasana lebih eksklusif, termasuk area makan privat.

Dengan konsep tersebut, pengalaman penumpang tidak berhenti ketika kereta mulai bergerak. Makan, beristirahat, menikmati pemandangan, hingga bersantai menjadi bagian dari perjalanan.

KAI tidak menggunakan desain interior bergaya modern semata.

Nusantara Explorer justru mengangkat berbagai elemen budaya Indonesia sebagai identitas utama. Inspirasi wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, dan motif Bali digunakan dalam elemen dekorasi, material, pola, serta pilihan warna.

Material bernuansa hangat dan pencahayaan lembut digunakan untuk menciptakan atmosfer yang lebih nyaman sekaligus memberikan kesan eksklusif.

Konsep tersebut sejalan dengan tujuan KAI menjadikan perjalanan kereta sebagai bagian dari pengalaman mengenal Indonesia, bukan sekadar perjalanan menuju destinasi.

Dalam konfigurasi tanpa rangkaian tambahan, Nusantara Explorer memiliki kapasitas 36 penumpang untuk kabin tidur.

KAI juga membuka kemungkinan menggabungkan Nusantara Explorer dengan dua kereta Panoramic. Jika konfigurasi tersebut digunakan, kapasitas rangkaian dapat bertambah dengan kapasitas dua kereta Panoramic.

KAI menyebut konfigurasi tersebut memungkinkan pengalaman wisata yang lebih besar, dengan penumpang dapat menikmati fasilitas Nusantara Explorer sekaligus panorama dari kereta Panoramic.

Sementara itu, dalam satu rangkaian Nusantara Explorer sendiri terdapat area kabin serta Lounge dan Grand Restaurant dengan total kapasitas layanan yang lebih besar dibandingkan jumlah kabin tidur.

Konsep Nusantara Explorer tidak sepenuhnya berdiri sendiri.

KAI sebelumnya menyebut pengembangan kereta tersebut terinspirasi oleh konsep kereta wisata premium seperti Orient Express di Eropa.

Bedanya, Nusantara Explorer mencoba membawa identitas Indonesia ke dalam pengalaman tersebut.

Jika kereta wisata mewah identik dengan perjalanan panjang, pelayanan premium, restoran, dan pemandangan dari jendela kereta, KAI mencoba menggabungkannya dengan kekayaan budaya dan lanskap Indonesia.

Karena itu, kereta ini lebih tepat dipandang sebagai produk wisata berbasis perjalanan kereta dibandingkan layanan kereta reguler.

Nusantara Explorer sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik. Pada 30 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menjadi penumpang pertama yang menggunakan kereta tersebut dalam agenda perjalanan kenegaraan.

KAI menyebut perjalanan tersebut menjadi salah satu momentum pengenalan konsep baru kereta wisata premium yang memadukan kenyamanan, kuliner, budaya, dan panorama Indonesia.

Setelah melalui tahap penyempurnaan, kereta kemudian dipersiapkan untuk masuk ke layanan komersial.

Meski tanggal komersialisasi sudah diumumkan, sejumlah informasi mengenai layanan Nusantara Explorer masih menunggu pengumuman resmi.

KAI sebelumnya menyatakan bahwa rute, jadwal, tarif, komposisi rangkaian, dan waktu pengoperasian akan disampaikan setelah seluruh aspek operasional, keselamatan, pelayanan, dan keandalan sarana dinyatakan siap.

Hal ini penting karena Nusantara Explorer bukan kereta reguler dengan pola perjalanan harian seperti kereta jarak jauh pada umumnya.

KAI menyebut layanan tersebut dapat digunakan dalam format open trip maupun charter, sebagaimana karakter layanan kereta wisata lainnya.

Kehadiran Nusantara Explorer menjadi bagian dari upaya KAI memperluas bisnis perjalanan wisata berbasis kereta.

Tren tersebut sebenarnya sudah terlihat dari pertumbuhan layanan kereta wisata KAI. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, berbagai kereta wisata yang dikelola KAI Wisata mencatat 6.312 perjalanan dengan 163.255 pelanggan.

Kereta Panoramic menjadi salah satu layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, mencapai 98.415 pelanggan melalui 2.708 perjalanan pada periode tersebut.

Nusantara Explorer hadir dengan konsep yang lebih lengkap: bukan hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga kabin tidur, restoran, lounge, serta pengalaman budaya.

Dengan demikian, perjalanan menggunakan kereta tidak lagi hanya diposisikan sebagai cara menuju destinasi.

Perjalanan itu sendiri yang menjadi bagian dari wisata.

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, 28 September 2026 akan menjadi awal bagi publik untuk merasakan langsung konsep baru perjalanan kereta premium buatan KAI tersebut.

Nusantara Explorer pun berpotensi menjadi salah satu produk baru yang mengubah cara wisatawan menikmati perjalanan di Indonesia: duduk nyaman, menikmati hidangan, beristirahat di kabin, sekaligus menyaksikan panorama Nusantara dari balik jendela kereta.